Business Matching

Business Matching (BM) pada KKI 2021-Seri 1 diselengarakan untuk menjembatani akses pembiayaan antara UMKM dengan lembaga keuangan (bank maupun fintech) yang memiliki concern serta komitmen pada pengembangan UMKM. Business matching akan dilakukan dalam be



TEMU BISNIS

Business Matching Pembiayaan dan
Ekspor KKI 
Seri 1
16- 17 Maret 2021

Business Matching Ekspor KKI Seri 2
2 Juni 2021

Selebrasi Business Matching dan
Business Matching Pembiayaan KKI Seri 3

3 Agustus 2021

Peserta
Business matching KKI menjadi media bertemunya pihak-pihak sbb:

  1. UMKM binaan Bank Indonesia
  2. Potential Buyer/Agregator
  3. Lembaga Keuangan (bank, fintech lending, dan PNM)

 

Keterbatasan akses pasar, baik ekspor maupun domestik, serta masih adanya assymetric information antara UMKM dan lembaga pembiayaan menjadi tantangan bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya. Memperhatikan hal tersebut, Bank Indonesia melaksanakan business matching yang mempertemukan UMKM binaan Bank Indonesia dengan Lembaga pembiayaan dan potential buyer dari dalam dan luar negeri.

Melalui business matching ini, diharapkan UMKM dapat memperluas relasi bisnis dalam upaya peningkatan akses pasar baik pasar domestik maupun akses pasar ekspor, serta akses pembiayaan untuk peningkatan skala usahanya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendiseminasikan dan mengimplementasikan program fasilitasi akses pasar dan akses keuangan UMKM yang dilakukan Bank Indonesia sebagai upaya mendorong UMKM yang berdaya saing untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kegiatan Business Matching Mencakup:

  1. One on one meeting yang mempertemukan UMKM binaan Bank Indonesia dengan lembaga pembiayaan, potential buyer dalam dan luar negeri, dan aggregator.
  2. Kegiatan pra business matching berupa edukasi skema pembiayaan dan pemasaran kepada UMKM.
  3. Selebrasi business matching yang telah dilaksanakan periode Agustus 2020 s.d Juli 2021.


Kriteria UMKM:

  1. Business Matching ekspor merupakan UMKM komoditas kain, kerajinan, dan kopi dengan kriteria sbb:
    • Sudah melalui kurasi atau kajian dari tim ekspor. 
    • Direkomendasikan oleh KPwDN
    • Memiliki cashflow dan/atau UR dan/atau neraca lengkap
    • Memiliki rekening bank aktif untuk kegiatan usaha
    • Transaksi tunai dan non-tunai (transfer dan digital payment)
    • Sudah terhubung dengan perbankan/fintech lending
    • Sertifikasi produk (BPOM/halai/SNI), Good practices (GAP/GHP/GMP), izin edar (P- IRT/MD), dan izin usaha (SII dan SIUP)
    • Memiliki tujuan pasar domestik dan ekspor
  2. Sudah menggunakan media pemasaran digital
    • Memiliki omzet > Rp300.000.000,-/tahun
  3. Business Matching pembiayaan:
    • UMKM siap dihubungkan dgn pembiayaan
    • Memiliki cashflow dan/atau UR dan/atau neraca lengkap
    • Memiliki rekening bank aktif untuk kegiatan usaha
    • Memerlukan pembiayaan (berdasarkan hasil survey/pemetaan UMKM terdampak Covid-19
    • Direkomendasikan oleh KPwDN dan terdaftar di aplikasi SIKEPANG