Destinasi

2020-12-31 14:50:29

Bali Convention and Exhibition Bureau (Bali CEB)

Segera bangkit dari masa pandemi, Bali bersiap untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di tahun-tahun mendatang. Seperti diketahui bahwa pandemi Covid 19 telah memberi imbas luar biasa terhadap industri MICE Bali karena banyak event besar tertunda terselenggara di Bali.

Wisata MICE di Bali sendiri terus ditingkatkan karena memang Bali memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan MICE. Sumbangan pariwisata Bali terhadap ekonomi masyarakatnya mencapai 50,84 persen. Efek dari kegiatan MICE internasional seperti konferensi IMF-World Bank pada 2018 lalu misalnya telah membuat ekonomi Bali tumbuh dengan cepat.

Hal itu sejalan dengan data WTO bahwa MICE adalah kegiatan wisata yang memberikan dampak signifikan pada Gross Domestik Bruto suatu negara. Devisa terbesar ada di MICE. Pasarnya juga banyak, dari pemerintah, swasta, hingga organisasi masyarakat. Pentingnya pengembangan MICE, karena pesertanya memiliki spending power yang besar dan tidak tergantung pada season pariwisata.

Penelitian dari International Congress Convention Association (ICCA), wisatawan MICE mengeluarkan uang 3 kali lebih besar dari wisatawan biasa (leisure). Itu menunjukkan MICE sangat strategis dari sisi bisnis, sebab dibandingkan leisure, jauh lebih baik revenue-nya. Jika wisatawan MICE datang ke Bali untuk kepentingan bisnis maka biaya dikeluarkan oleh lembaga atau perusahaan yang menaunginya. Dengan demikian, fasilitas hotel dan uang yang dikeluarkan juga akan lebih besar. Kontribusi revenue MICE hampir 25 persen. Karena itu, MICE ini jadi program prioritas nasional.

Untuk mendukung pengembangan wisata MICE, Bali memiliki wadah khusus atau biro sebagai hub MICE sehingga bisa bekerja secara maksimal dan satu pintu. Hub biro MICE atau Bali Convention and Exhibition Bureau (Bali CEB) merupakan organisasi nirlaba yang bertugas mengembangkan dan mempromosikan wisata MICE di wilayah Provinsi Bali. Organisasi ini leading sector-nya adalah Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang akan menangani semua kegiatan MICE di Bali.

Tugas pokok Bali CEB meliputi pengembangan informasi potensi dan fasilitas MICE di Bali, mempromosikan Bali sebagai destinasi MICE, mengajukan penawaran kepada lembaga pemerintah, organisasi, asosiasi, dan korporasi di dalam negeri dan luar negeri agar kegiatan MICE mereka diselenggarakan di Bali berjalan baik dan lancar. Di samping itu juga untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MICE di Bali agar peserta memperoleh pengalaman yang lebih baik, serta menciptakan peluang usaha di sektor MICE beserta ikutannya dan manfaat ekonomi bagi masyarakat Bali.

Bali CEB akan memberikan pelayanan gratis kepada para penyelenggara MICE baik di Bali maupun di luar Bali, berupa penyediaan informasi, visitasi ke Bali, kunjungan ke pusat konvensi, hotel dan daya tarik wisatanya. Bali CEB juga akan mempertemukan penyelenggara MICE dengan para pelaku MICE dan penyedia jasa lainnya serta memfasilitasi audiensi dengan pejabat instansi terkait.

Itu berarti Bali CEB akan mengurus langsung segala kegiatan MICE tidak melalui pihak ketiga. Pebisnis asing pun tidak akan bingung lagi mencari tempat, siapa dihubungi dan di mana saja bisa digelar MICE. Kegiatan MICE pun tidak akan terpusat di satu tempat sehingga pendapatan untuk Bali bisa meningkat secara merata.

Kehadiran Bali CEB juga memungkinkan pengelolaan bisnis MICE di Bali menjadi lebih terpadu dan terarah sehingga dapat mengkolaborasikan PCO (professional conference organizer), EO (event organizer), hotel, restaurant, objek-objek wisata, dan pelaku UMKM di Bali. Dengan demikian wisata MICE di Bali dapat menjadi satu kesatuan dan bergerak bersama menghasilkan bisnis-bisnis MICE dari skala kecil sampai yang besar.

Peranan Bali CEB juga sebagai badan promosi yang mengemas paket destinasi dan produk MICE serta badan promosi yang mengembangkan bisnis MICE di Bali dalam jangka menengah dan jangka panjang. Selain itu, juga memosisikan sebagai badan promosi yang mengembangkan pasar MICE dan sebagai salah satu katalisator perekonomian Bali dan mencari peluang menciptakan pasar baru terkait MICE. Harapannya Bali BEC yang khusus menangani MICE di Bali menjadikan acara-acara dan kegiatan internasional yang banyak dilaksanakan di negara-negara tetangga seperti di Malaysia, Singapura, dan Thailand akan berpindah ke Bali.

Source Photo : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.airmagz.com%2F55026%2Fstakeholder-pariwisata-b...

SHARE :

KATEGORI

sektor pariwisata